Mobility Scooters

Gambar
An Introduction To Medical Mobility Scooters





A mobility scooter is similar to an electric scooter or motor scooter in function and construction. However, additional power wheelchair type features and options make mobility scooters an excellent form of transportation for anyone who has good arm strength and upper body balance but needs occasional assistance.

Elderly people, and those who have progressive conditions that challenge their ability to walk, appreciate and benefit from the aid and convenience of a mobility scooter. Users of the mobility scooter can usually walk to some degree, but have greater difficulty with slopes and longer distances.

The first mobility scooter was built in 1968 by a Mr. Alan Thieme in Bridgeport, Michigan. Mr. Thieme created this front wheel drive scooter to assist a family member with multiple sclerosis regain some of their independent mobility.

The basic components of today’s mobility scooters are two rear wheels with a seat above them, a flat area upon…

Ternyata Ngecharge Ponsel di Dalam Mobil Berbahaya !!!

Ternyata Ngecharge Ponsel di Dalam Mobil Berbahaya !!!

Tips-Tips Mengisi Ulang Ponsel di Dalam Mobil – Penggunaan telepon seluler atau ponsel memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi kebanyakan orang. Semakin sering digunakan, maka akan semakin sering juga diisi ulang dan untuk mempermudah pengisiannya kini telah tersedia banyak aksesoris yang berfungsi agar telepon seluler tetap menyala dan siap sellau untuk digunakan. Aksesoris tersebut di antaranya yaitu powerbank, baterai cadangan, dan charger melalui output lighter untuk di mobil.
Tips - Tips Mengisi Ulang Ponsel di Dalam Mobil
Proses pengisian baterai telepon seluler di dalam mobil dengan menggunakan power output yang berasal dari lubang pemantik api (lighter) memang mudah dan praktis dilakukan, tetapi di balik kepraktisannya itu ada risiko jangka panjang yang akan memperpendek masa penggunaan baterai telepon seluler atau gadget lainnya.  Hal ini disebabkan karena tegangan kelistrikan mobil yang kurang stabil, sedangkan untuk putaran mesin yang turun-naik, atau hidup-matinya sistem kelistrikan mobil yang mendistribusikan arus listrik ke AC, audio, dan lampu-lampu. Kondisi seperti ini memungkinkan akan berpengaruh terhadap tegangan output pada pada alternator.
Dampak lain juga bisa terjadi pada baterai ponsel seluler dimana baterai menjadi menggembung dan bisa juga meledak saat pengisian baterai. Sebaiknya hindari pengisian baterai telepon seluler kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan penting. Usahakan menggunakan charnger biasa sebelum beraktivitas menggunakan kendaraan. Namun jika memang terpaksa dan dalam keadaan darurat sebaiknya lakukan antisipasi untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tersebut. Berikut hal-hal yang sebaiknya diperhatikan saat melakukan pengisian ulang baterai telepon seluler melalui output lighter di dalam mobil :
1. Jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar seperti kertas, busa dan kain.
2. Gunakan baterai dan charger yang berkualitas atau original sesuai dengan standar telepon seluler atau gadget yang digunakan.
3. Hentikan proses pengisian baterai jika telepon seluler maupun charnger menjadi panas.
4. Hindari menelpon atau menerima telpon saat telepon seluler sedang diisi ulang. Jika memang harus diangkat, sebaiknya cabut charnger dari telepon seluler.
5. Jauhkan dari sinar matahari langsung atau sumber panas yang berlebihaan saat menyimpan baterai ponsel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Hal Ini Membuat Cat Mobil Cepat Pudar!!

Cara mencuci mobil yang benar